Home Berita IPSI Semarang Genjot Persiapan Pesilat

IPSI Semarang Genjot Persiapan Pesilat

by admin koni

KONIKOTASEMARANG. Pengkot Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Semarang akan menggenjot persiapan pesilat yang tergabung dalam Program Semarang Emas (PSE). Mereka nantinya akan dipersiapkan untuk babak kualifikasi Porprov XVI Jateng pada 2021.

Salah satu upaya mengevaluasi dengan melakukan Invitasi Pencak Silat Seni Tunggal di Balai Sumbing, Sabtu (7/11).

Kegiatan diikuti 16 pesilat yang terdiri dari sembilan putra dan tujuh putri. Kabid Binpres IPSI Kota Semarang Siswoyo Haris Utomo mengatakan, dari evaluasi awal yang dilakukan pesilat masih lemah dalam hal kemantapan dan tenaga gerakan.

Dua hal itu harus digenjot agar berada pada titik ideal. Namun, Siswoyo menyadari, situasi pandemi ini latihan tidak maksimal.

“Pada kondisi sekarang ini latihan anak-anak sangat terbatas sekali. Jauh dari ideal yang seharusnya dilakukan atlet. Ini yang menyebabkan, performa pesilat kurang maksimal. Tapi secara keseluruhan, mereka cukup bagus. Semoga saja, pandemi segera reda sehingga persiapan bisa lebih maksimal,” tutur Siswoyo usai kegiatan.

Ketua Umum IPSI Kota Semarang Joko Santoso mengatakan, invitasi ini sebagai evaluasi awal untuk mengetahui perkembangan pesilat khususnya pada nomor seni tunggal.

Diharapkan dengan evaluasi nantinya, performa atlet semakin bagus. Meski di tengah pandemi, tak menyurutkan semangat pesilat untuk berlatih.

“Semua masih sangat terbatas. Sebelum pandemi, kami menyelenggarakan kejuaraan dua kali dalam setahun yakni Piala Wali Kota dan Semarang Open. Karena wabah korona, dua kegiatan itu dibatalkan tahun ini. Dua agenda itu menyedot banyak peserta,” kata Joko yang juga anggota DPRD Kota Semarang itu.

Pada kelompok putri, juara pertama diraih oleh Herlisa Kartika Jati (Benteng Diri Indonesia). Juara kedua disabet oleh Fanny Fahrunnabila (Naga Hitam) disusul Jevina Noraisa (Tapak Suci).

Di bagian putra, Yoki Satria (Benteng Diri Indonesia) menjadi yang terbaik. Kemudian posisi kedua Royan Firdaus (Persinas Asad), lalu Helmi Nafista (Tapak Suci) ada di peringkat ketiga. (HUMAS)

Related Posts

Leave a Comment